Penerangan Berbasis Tenaga Surya Terangi Jalanan Sorong dan Tambrauw

2019-03-15 00:00:00

Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) kini sudah menjangkau 200 titik di wilayah Kabupaten Sorong dan Kab. Tabrauw, Papua Barat. Masing-masing Kabupaten menerima sebanyak 100 unit PJU-TS yang dibangun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) kini sudah menjangkau 200 titik di wilayah Kabupaten Sorong dan Kab. Tabrauw, Papua Barat. Masing-masing Kabupaten menerima sebanyak 100 unit PJU-TS yang dibangun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Tunggal, mewakili Menteri ESDM dan diterima oleh Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli pada Jumat (15/3). 

Tunggal mengatakan program PJU-TS ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang harus dibelanjakan dengan tujuan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, seperti PJU-TS untuk menjalankan aktivitas di malam hari. 

"Kementerian ESDM komitmen untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat secara langsung, salah satunya yakni PJU-TS. Sumber daya alam tenaga surya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Khusus sinar matahari yang dikonversi menjadi tenaga listrik. Mudah-mudahan dengan adanya ini kampung-kampung yang gelap kini bisa menjalankan aktivitas di malam hari," kata Tunggal. 

Tunggal menambahkan sejauh ini, tahun 2018, Pemerintah telah membangun 21.839 unit PJU-TS yang tersebar di 26 provinsi dan 167 kab/kota di Indonesia. Pembangunan ini akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan dan permintaan setiap daerah.

Sementara itu, Samsudin selaku penerima manfaat mengungkapkan PJU-TS ini sangat dinanti-nantikan warga Sorong Selatan dan Tambrauw. Ia menuturkan lampu tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat di malam hingga pagi hari.

"Dulu takut kalau mau keluar malam. Tapi Alhamdulillah sekarang ada lampu jalan jadi bisa beraktivitas di malam hari," kata Samsudin.

Ia pun berharap dengan hadirnya lampu PJU-TS ini dapat membangkitkan lagi aktivitas ekonomi masyarakat terutama kegiatan jual beli di pasar ketika menjelang pagi. 

Lebih jauh, Samsudin menambahkan akan mengusulkan pengadaan tambahan lampu PJU-TS untuk penerangan jalan sepanjang 12 kilometer yang sedang dibangun dan ditargetkan selesai tahun ini. "Kita lagi bangun dua jalur jalan yang mudah-mudahan 2019 selesai dan 2020 bisa disediakan lampu," tandas Samsudin.