Sektor Pertanian pengaruhi pertumbuhan ekonomi Aceh

2017-10-09 00:00:00

Pertumbuhan perekonomian di Provinsi Aceh pada triwulan II tahun 2017 lebih meningkat 4.01 persen dibandingkan sebelumnya

Pertumbuhan perekonomian di Provinsi Aceh pada triwulan II tahun 2017 lebih meningkat 4.01 persen dibandingkan sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor komoditas perkebunan dan pertanian . Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe Yufrizal. Meskipun secara regional pertumbuhan ekonomi Aceh lebih baik pada triwulan II tahun ini, akan tetapi pertumbuhan tersebut lebih rendah dari perekonomian secara keseluruhan di Pulau Sumatera, yaitu sebesar 4.09 persen secara year On year (YoY).

Menurut Yufrizal, pertumbuhan perekonomian di Aceh pada triwulan kedua tersebut dipengaruhi oleh beberapa komoditas pertanian dan perkebunan, diantaranya adanya masa panen raya padi pada beberapa sentra pertanian padi Aceh, serta adanya panen kopi dan sawit.
Selain dipengaruhi oleh peningkatan nilai tambah dan nilai produksi komoditas pertanian tersebut, hal lainnya yang ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Aceh adalah karena adanya peningkatan nilai ekspor sebagai akibat peningkatan produksi dan perbaikan harga komoditas batu bara dan bijih besi.

Menurut dia, ekonomi Aceh akan akan meningkat lagi pada triwulan III dan IV tahun 2017.

"Diproyeksikan, ekonomi Aceh akan meningkat sejalan dengan proyek infrastruktur yang terus berlangsung dan investasi swasta," katanya lagi.